Nabi adam berkata, "Ya.. Allah Siapa gerangan Muhammad? Aku lihat di surgamu, setiap kali ada nama-Mu, disandingnya ada nama Muhamamad, pasti dia adalah hambamu yang paling Engkau cintai wahai Allah". "Wahai Adam, ketahuilah, kau tanya siapa Muhammad, dialah kekasihku yang kalau bukan karenanya aku ndak akan ciptakan engkau wahai Adam, arsy maupun kursi ini juga tidak akan aku ciptakan, kalau bukan karena seseorang yang bernama Muhamamad."Demikian cuplikan muidho khasanah yang disampaikan oleh Habib Jamal pada saat peringatan Maulid Nabi di Politeknik Negeri Malang bulan Januari kemarin. Acara yang diselenggarakan untuk memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW berjalan dengan lancar dan khidmad. Terselenggara untuk mahasiswa umum, acara yang diselenggarakan di Aula Pertamina ini juga dihadiri oleh direktur dan wakil direktur, dosen-dosen, ketakmiran serta mahasiswa-mahasiswa Polinema.
Berikut cuplikan lain dari muidho khasanah yand disampaikan Habib Jamal:
- Wujud Nabi Muhammad ditengah-tengah kita ini adalah hadiah terbesar dari Allah SWT.
- Sangat pantas kalau kita memperingati Maulid Nabi Muhammad. Tidak ada malam yang mulia selain malam hari kelahiran nabi muhammad. Bagaimana dengan Malam Lailatul Qadar? Lah kalau nabi ndak lahir 12 Rabiul Awal, apa ada Malam Lailatur Qadar. Apa ada malam Isra Mi'raj? Ndak ada malam lebaran, semua malam mulia itu ada setelah nabi ada. Sehingga sudah sepantasnya kita merayakan hari dilahirkannya nabi muhammad sebagai bukti kecintaan kepada beliau. Maka tidak ada kata berlebihan untuk perayaan peringatan lahirnya Rasulullah, karena ini merupakan kenikmatan terbesar bagi kita. Sebesar apa kita memperingati maulid nabi, masih tetap kalah sama malam tahun baru.
- 17 Agustus adalah kemerdekaan Indonesia, 12 Rabiul Awal adalah kemerdekaan alam semesta
Special perfomed by Syifaul Qalbi, organized by RISPOL.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan kesan atau saran Anda mengenai tulisan di atas.
Sertakan identitas Anda untuk mempererat silaturrahmi :)